Asuransi bermacam-macam ada yang namanya asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi pendidikan, asuransi rumah, asuransi kendaraan bermotor, dll. Sedangkan jasa penyedia layanan asuransi pun beragam, namun pilihlah jasa asuransi yang sungguh-sungguh memperlihatkan asuransi sehingga kenyamanan dan keselamatan tetap kita mampu sebagai pengguna jasa asuransi.
Kendaraan ialah aset bergerak yang melewati banyak sekali medan dengan suasana yang bermacam-macam. Dengan mengasuransikan kendaraan anda, maka akan turut membantu bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada kendaraan seperti: lecet, tergores, penyok, pecah, terbakar, hilang yang disebabkan oleh berbagai hal seperti kecelakaan, petaka, kebakaran, pencurian, huru-hara, dll. Semuanya akan ditanggung oleh pihak asuransi mulai dari ongkos service sampai penggantian dengan kendaraan gres.
Untuk mendapatkan layanan asuransi, kita perlu mengeluarkan uang biaya asuransi dengan duit premi yang berlainan-beda sesuai dengan harga kendaraan dan dana klaim asuransi bila ingin melaksanakan perbaikan atas kerusakan kendaraan dan penggantian kehilangan kendaraan tersebut.
Asuransi kendaraan ini sangat dianjurkan sekali pada semua mobil, baik itu mobil langsung, mobil sewaan atau mobil rental, kendaraan beroda empat transportasi barang dan orang dan lain-lain. Sudah banyak pemilik kendaraan merasa terbantu dengan adanya asuransi ini, seperti ongkos perbaikan ditanggung asuransi, ongkos penggantian ditanggung pihak asuransi, dll. Namun ada juga yang dirugikan akibat kendaraannya tidak diasuransikan. Seperti pola perkara berikut ini.
Kasus Pertama: Si A berbelanja kendaraan baru cash, lalu setelah dalam waktu satu bulan, kendaraan beroda empat tersebut mengalami kecelakaan yakni mobilnya terjun ke jurang sehingga body mobilnya rusak parah dan pintu kendaraan beroda empat pun rusak berat sehingga harus diganti. Masih beruntung pengendara dan penumpangnya selamat tidak mengalami hal-hal yang tidak didinginkan. Kemudian mobil tersebut dibawa ke daerah service, sehingga biaya perbaikan body dan penggantian pintu menghabiskan dana puluhan juta. Akhirnya si pemilik mobil menyesal sekali karena mobilnya tidak diasuransikan sebelumnya.
Kasus Kedua: Si B berbelanja mobil baru secara kredit, setelah semua surat-surat dan perlengkapan kendaraan diterimanya termasuk polis asuransinya, barulah kendaraan tersebut dioperasikan. Namun, setelah sekitar 2 bulan, kendaraan beroda empat tersebut rusak parah akhir hanyut di sungai yang disebabkan oleh air sungai tiba-tiba meluap. Beberapa bulan kemudian, mobil tersebut diganti dengan kendaraan beroda empat gres dengan merek dan tipe yang sama. Beruntung kendaraan beroda empat tersebut telah diasuransikan.
Kasus Ketiga: Si C berbelanja kendaraan beroda empat secara kredit, sesudah sekitar beberapa minggu kendaraan beroda empat tersebut telah dikerjakan. Namun terjadi musibah yang tidak diharapkan adalah mobilnya mengalami rusak parah balasan hanyut di sungai. Tapi, malang bagi pemilik mobil tersebut, alasannya semua perlengkapan dan surat-surat kendaraan termasuk asuransi belum ada serta Plat nomor kendaraan pun belum ada. Maka mobil tersebut tidak menerima penggantian dan pastinya mobil tersebut mesti tetap dibayar, syukur kalau kerusakan sedikit, malang kalau kerusakan parah apalagi hingga tidak bisa dipakai kembali.
Dari perkara di atas, dapat kita tarik kesimpulan bahwa pentingnya asuransi kendaraan. Lain cerita bila anda memiliki uang yang berlebih kendaraan banyak dan harta melimpah pasti hal tersebut tak menjadi masalah.

